Protein adalah senyawa organik
kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer – monomer
asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Molekul
protein mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan kadang kala sulfur
serta fosfor . Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel
makhluk hidup dan virus. Kebanyakan protein merupakan enzim atau subunit enzim.
Jenis protein lain berperan dalam fungsi struktural atau mekanis, seperti
misalnya protein yang membentuk batang dan sendi sitoskeleton
.
Protein terlibat dalam sistem
kekebalan (imun) sebagai antibodi, sistem kendali dalam bentuk hormon, sebagai
komponen penyimpanan (dalam biji) dan juga dalam transportasi hara. Sebagai
salah satu sumber gizi, protein berperan sebagai sumber asam aminobagi
organisme yang tidak mampu membentuk asam amino tersebut (heterotrof).
Manfaat Protein
Protein bagi tubuh adalah sebagai
zat pembangun, misalnya pada anak-anak sangat berperan untuk perkembangan tubuh
dan sel otaknya. Sedangkan pada orang dewasa, apabila terjadi luka, memar dan
sebagainya, maka protein dapat membangun kembali sel-sel yang rusak. Isoflavon
yang terkandung dalam kacang kedelai adalah senyawa glikosida yang larut dalam
air dan bersifat anti aging (anti penuaan dini). Dan anti oxidant (anti radikal
bebas).
Kurang kalori protein disebabkan
oleh konsumsi kalori yang tidak memadai, yang mengakibatkan kekurangn protein
dan mikronutrisi (zat gizi yang diperlukan dalam jumlah sedikit, misalnya
vitamin dan mineral). Jika seseorang
tampak kurus dan mengalami dehidrasi. Kkp kering disebut marasmus, merupakan
akibat dari kelaparan yang hampir menyeluruh. Seorang anak yang mengalami
marasmus, mendapatkan sangat sedikit makanan. Badannya sangat kurus akibat
hilangnya otot dan lemak tubuh.
Namun, kelebihan protein juga
tidak baik dalam tubuh.
PERMASALAHAN: mengapa kelebihan
protein juga berdampak buruk terhadap tubuh?
karena protein secara berlebihan tidak menguntungkan bagi tubuh. makanan yang tinggi protein biasanya tinggi lemak sehingga dapat menyebabkan obesitas.Kelebian protein tidak baik, karena dapat mengganggu metabolisme protein yang berada di hati.ginjalpun akan terganggu tugasnya, karena bertugas membuang hasil metabolisme protein yang tidak terpakai.malah kalau kadar protein terlalu tinggi bisa-bisa kalsium keluar dari tubuh. ini kan bisa jadi penyebab osteoporosis.karena protein merupakan makanan pembentuk asam, kelebihan asupan protein akan meningkatkan kadar keasaman tubuh, khususnya keasaman darah dan jaringan.kondisi ini disebut asidosis,gangguan pencernaan,seperti kembung,skit mag.
BalasHapusassalamualaikum wr.wb. Baiklah saya akan mencoba menjawab permasalahan anda, menurut saya Protein secara berlebihan tidak menguntungkan tubuh.Makanan yang tinggi proteinnya biasanya tinggi lemak sehingga dapat menyebabkan obesitas.Diet protein tinggi yang sering dianjurkan untuk menurunkan berat badan kurang beralasan. Kelebihan dapat menimbulkan masalah lain, terutama pada bayi. Kelebihan asam amino memberatkan ginjal dan hati yang harus memetabolisme dan mengeluarkan kelebihan nitrogen.
BalasHapus